Garut

May 12th, 2012 § 0 comments § permalink

Berawal dari gosip bakal padamnya listrik di Jatinangor selama tiga hari di akhir pekan lalu akibat terbakarnya salah satu gardu, yang ternyata tak terbukti. Saya hijrah ke kota sebelah untuk sekedar recharge baterai telefon genggam, laptop, dan alat-alat elektronik lainnya. Bermalam di rumah seorang teman dan disuguhi keramahan luar biasa dari anggota keluarganya, dendeng sapi, bakpia, dan sarapan telor ceploknya.

Setelah puas bermalas-malasan di saung yang luar biasa nyamannya itu, kami melakukan kegiatan yang saya suka, berkendara tanpa tujuan. Walau tak sepenuhnya tanpa tujuan. Lebih seperti tahu hendak kemana tapi buta rute menuju sana. Keisengan yang pertama menuju gunung yang digosipkan staf kepresiden terdapat piramida di bawahnya. Oke, dilihat dari bentuknya, memang mendukung asumsi kelompok bentukan Andi Arief itu.

Tak banyak tujuan yang hendak disambangi. Dari Desa Sadagurip motor melaju menuju Kawah Papandayan, yang lokasinya, saya juga belum tahu. Hanya berbekal ancer-ancer orang rumah. Memang cara bepergian seperti ini tak dianjurkan bagi mereka yang tak memiliki waktu panjang. Setelah melalui jalanan berliku di kaki Gunung Papandayan, kawah itu berada hanya kurang dari delapan kilometer di depan. Sayang, kondisi jalan menuju sana tak mungkin dilalui sepeda motor bebek yang sudah tergolong tua. Terlebih hari semakin menggelap, mungkin lain waktu.

» Read the rest of this entry «

Saung

May 10th, 2012 § 0 comments § permalink

Mungkin banyak yang punya cita-cita tentang apa yang akan dibangun di halaman belakang huniannya kelak. Garasi yang diisi mobil-mobil mewah, kolam renang lengkap dengan fasilitas fitnes, taman luas yang dihiasi bunga-bunga, bebas. Semua orang punya hak dalam memanjakan diri dengan hal-hal yang digemarinya. Apalagi ini toh cuma cita-cita. :D

Terinspirasi dari apa yang ada di halaman belakang rumah seorang teman, kira-kira ini yang ingin saya bangun. Saung yang dikelilingi kandang-kandang burung. Juga ada kolam ikan, tanaman buah-buahan, bunga, dan sayuran. Oke, terlepas dari kosongnya pengetahuan saya tentang semua hal ini atau selangitnya harga tanah nanti, asyik membayangkan istirahat sore di bawah saung sambil ditemani secangkir kopi dan pisang goreng. :D

» Read the rest of this entry «

Random Frame #1

May 10th, 2012 § 0 comments § permalink

Foto acak dari hasil test roll kamera Yashica FX3 2000. Lensa 35-70mm-nya asik. Tajam di angka f/16 sampai f/4.5 dan hasilnya tetap kinclong walau banyak bercak jamur di optik depannya. Tapi masih harus menyesuaikan diri pada light meter kamera manual yang umumnya bersifat evaluative metering. Agak tricky kalau harus motret satu objek dengan dua intensitas cahaya berbeda.

» Read the rest of this entry «

Petualangan

May 6th, 2012 § 0 comments § permalink

Tak sepenuhnya iseng saat Benjamin memutuskan untuk jadi pemilik sebuah kebun binatang. Ia terlihat tak tahu apa yang harus dilakukan pada kebun binatang yang tak sengaja ia beli itu di depan para pegawainya. Tapi sebagai seorang pria, seorang ayah, ternyata ia punya rencana yang lebih besar atas hidupnya.

Mungkin melebihi mimpi saat ia mendambakan profesi sebagai travel writer. Ia sudah mengunjungi berbagai tempat di penjuru dunia, mewawancarai orang-orang dari daerah tersebut, dan menulis kisah-kisah perjalanannya. Yang mana semua itu ia sebut sebagai sebuah petualangan.

Saat itu ia belum menyadarai ada petualangan yang lebih menantang dan nyata. Bahkan ia tak harus pergi jauh ke belahan dunia lain untuk mendapatkannya. Petualangan itu bisa ia dapat di tengah keluarganya.

Tak mudah bagi Benjamin, pria yang tak suka dipanggil Ben, untuk melihat senyum dari anak laki-lakinya. Sepeninggalan sang ibu, keluarga ini kerap dirundung pilu. Dan Benjamin harus menghadapi hal yang dibencinya, yaitu simpati dari orang sekelilingnya.

Ia bersikukuh keluarganya dalam kondisi yang kuat dan dapat menjalani hidup sebagaimana mestinya. Walau hal itu ia ingkari saat Benjamin duduk di lantai dapur, memangku Macbook yang menampilkan foto-foto istrinya.

Egonya membawa ia harus berjuang melawan dirinya sendiri. Menciptakan tawa di keluarganya, dan komitmen atas kelanjutan nasib hewan-hewan di halaman belakang rumahnya.

We Bought a Zoo (2011) – Director Cameron Crowe

Pergi

April 5th, 2012 § 0 comments § permalink

Saya sudah lama tak bertemu dengan pasangan suami istri ini. Keduanya adalah sahabat dekat saya. Suatu malam, saya lihat status Facebook sang istri yang menyiratkan, cukup jelas, bahwa mereka baru saja kehilangan apa yang didamba-dambakan pasangan yang sudah menikah.

Saya tak bisa berkata bahwa saya tak sedih. Ternyata rasa kehilangan juga menggalayuti perasaan saya.

Koneksi ini, mungkin yang dibilang sebuah pertemanan. Saat kita juga merasakan mendung yang menyelimuti hati orang yang kita kasihi. Bukan hanya bisa ikut menikmati matahari yang menyinari.

Selamat beristirahat, dik. Sayang, kau belum sempat menikmati hangatnya bumi ini. – Om Mada

Mobile Post

March 28th, 2012 § 0 comments § permalink

Karena saya bukan pengguna ponsel pintar yang didukung aplikasi resmi WordPress, mau nggak mau saya harus sedikit mencari cara agar tetap bisa ngeblog saat tak berada di depan komputer. Caranya dengan mengakali agar tampilan dasbor bersahabat dengan browser ponsel saya.

Saya mengandalkan plugin. Setelah jalan-jalan di Google, ternyata banyak plugin yang dapat digunakan untuk menyulap halaman dasbor menjadi lebih simpel. Pertama kali saya coba Wapple Mobile Admin. Wapple punya fitur yang lengkap, kayak mengedit atau membuat post baru, serta fasilitas untuk mengatur kategori atau tags. Sayang, plugin ini sering “timed out” saat dibuka lewat Opera Mini. Dan sebelum bisa menggunakan plugin ini, kita harus register dulu ke website Wapple untuk dapat semacam key registration.

Kemudian saya coba WordPress Mobile Pack. Plugin ini bagus tapi sepertinya bukan yang saya cari. WordPress Mobile Pack kayaknya lebih fokus pada mobile template halaman depan blog kita. Bukan untuk admin. Karena saat masuk ke halaman admin, fitur yang ditawarkan sangat minim. Saya nggak menemukan kolom kategori atau tags. Cuma judul dan isi postingan. Terlalu simple.

Plugin terkahir yang saya coba, yang berjalan dengan lancar, punya fitur lengkap, sekaligus yang saya pakai untuk mem-publish tulisan ini adalah Juiz Smart. Juiz Smart memberi kita semua menu layaknya mengakses dasbor dari PC. Karena begitu lengkap, bikin load perhalamannya agak berat. Tapi nggak masalah asal sepadan dengan apa yang diberi. Saat masuk ke menu “add post,” semua fitur tersedia. Seperti, tentunya, kolom judul, isi postingan, kategori, tags, sampai permalink.

Waktu

March 25th, 2012 § 0 comments § permalink

Suatu siang saya terburu-buru. Saya telah melakukan beberapa hal di rumah kemudian harus pergi ke kota sebelah untuk mengerjakan hal lain. Hari itu saya merasa sibuk sedangkan waktu yang saya miliki tak banyak. Merasa dikejar-kejar tenggat, stres timbul dan saya mulai mencari kambing hitam untuk jadi pelampiasan.

Ada yang aneh dengan saya siang itu. Biasanya saya menyalahkan orang lain jika berada dalam kondisi seperti itu. Saya terlalu egois untuk berkaca dan menyalahkan diri sendiri.

Bukannya mencari hal yang lebih masuk akal, saya malah menyalahkan waktu. Saya mulai senyum-senyum sendiri memikirkan keunikannya. Waktu tidak memaksa, tak memukul, bahkan tak teraba tapi kita semua nurut padanya. Sampai bertanya, “Waktu, memangnya siapa kamu? Berani-beraninya memburu kami, manusia.”

Tak bisa dielakkan bahwa kita hidup dalam waktu. Mungkin waktu adalah salah satu dari hal-hal yang berada dimana saja di jagat raya ini.

Keisengan saya dalam memikirkan waktu ini berujung pada kesadaran bahwa sebenarnya manusia sendirilah yang berkuasa terhadap waktu yang dimilikinya. Walau beberapa manusia juga berkuasa atas waktu yang dimiliki manusia lain. Seperti mereka yang berhak mengatur jadwal kerja atau sekolah. Mau tidak mau, mereka yang punya kebutuhan akan patuh pada waktu yang ditentukannya.

Apa mungkin kita bisa benar-benar merdeka atas waktu kita?
 

Layanan

March 21st, 2012 § 0 comments § permalink

Menurut prediksi amatir saya, melihat makin berkembangnya internet di planet ini, tak terkecuali Indonesia, merupakan pelung besar untuk segala macam bisnis yang bergerak online untuk terus berkembang. Baik itu yang jual barang lewat situs media sosial, bisnis layanan internet itu sendiri, sampai penyedia prasarananya.

Bisnis online juga lebih bersahabat dengan kocek mereka yang baru memulai usaha. Setidaknya tak perlu repot sewa toko untuk menjajakkan dagangannya. Cuma perlu membuat akun di situs media sosial yang hampir semuanya gratis dan mulai memasarkan produknya. Dalam urusan promosi ini, paling pengeluaran hanya untuk layanan internet yang dipakai.

Terlihat mudah. Tak heran jika orang berbondong-bondong ikut mengais rupiah lewat internet. Sayangnya, masih ada pedagang yang belum tahu apa yang sebenarnya dicari oleh pembeli toko online. Pedagang yang saya maksud adalah pedagang yang menganggap pembeli hanya tertarik pada dagangannya, tak lebih.

Buat saya ini tak benar. Saya menyontohkan, saat konsumen tertarik pada sebuah baju yang dijual toko online, sebenarnya mereka juga bisa mendapatkannya di toko yang ada di mal. Konsumen bisa saja membelinya di mal dan mendapat baju yang diinginkan saat itu juga. Tanpa harus menunggu waktu pengiriman yang kadang molor dari seharusnya.

Tapi konsumen tetap memilih belanja lewat internet. Mungkin karena mereka sibuk sampai tak punya waktu untuk mengunjungi mal. Atau mereka lebih terbiasa melakukan pembayaran lewat internet banking. Pokoknya segala macam alasan yang bikin konsumen lebih nyaman belanja lewat layar gadget mereka.

Rasanya ini harus dipahami oleh pemilik toko online bahwa yang sebenarnya konsumen cari dari berbelanja lewat internet adalah pelayanan. Walau produk yang diperdagangkan adalah barang. Pelayanan yang membuat pembeli tak perlu repot menerjang kemacetan untuk mendapat barang yang dibutuhkan. Pelayanan yang membuat konsumen merasa aman layaknya bertransaksi dengan petugas kasir. Juga pelayanan yang sebagian konsumen anggap berharga, efisiensi waktu.

Definisi Indonesia

March 21st, 2012 § 0 comments § permalink

4th most populous country in the world, largest muslim nation, and where Mi Goreng was invented.

Sebagian penstudi dan praktis dunia hubungan internasional sibuk membangun dan menjaga citra bangsa ini di mata dunia. Berbagai cara dilakukan demi memberi kesan baik terhadap Indonesia. Seperti misi kebudayaan, diplomasi tingkat tinggi, atau kerjasama-kerjasama internasional lainnya.

Tanggapan positif pun muncul dari mereka yang menjalin hubungan dengan kita. Berbagai pujian tentang Indonesia datang, baik dari para petinggi atau masyarakat negara-negara tersebut. Tapi apa pujian itu benar-benar jujur mewakili pandangan mereka? Atau sekedar untuk menjaga perasaan kita dan hubungan dua negara?

Saya berharap post ini tak diambil begitu serius. Dan saya rasa kita perlu belajar menerima bahwa masih banyak kesan tak mengenakkan tentang Indonesia yang menempel di benak para bule sana. Saya menemukan definisi untuk kata Indonesia pada situs Urban Dictionary yang ternyata isinya cukup menarik. Dan menurut saya itu adalah definisi yang jujur.

Urban Dictionary sendiri adalah situs yang berisi kamus bahasa slang. Di situs tersebut Indonesia masih terkait dengan erat pada masalah terorisme, korupsi, kemiskinan, dan pelanggaran HAM. Walau tak sedikit yang memberi penjelasan positif tentang Indonesia. Bagaimana pun kita tak boleh marah, karena hal-hal tersebut memang tak bisa kita elakkan.

Wajah Baru Kaskus

March 21st, 2012 § 0 comments § permalink

Berkat kabar dari seorang teman, saya mengetahui bahwa situs forum yang mengklaim dirinya sebagai The Largest Indonesian Community memiliki wajah baru.Tak ada lagi warna krem dan kuning yang mendominasi tampilan Kaskus terdahulu. Telah digantikan oleh warna biru dan putih yang menurut saya lebih menciptakan nuansa segar dalam forum yang sudah berusia 12 tahun ini.

Saya kurang tahu tanggal pasti peluncuruan tampilan baru Kaskus. Detik sudah memberitakannya sejak 15 Februari lalu. Saya mendapati tampilan baru Kaskus pada Jumat dini hari, (2/3), saat coba login ke forum ini untuk sekedar mengecek pesan masuk.

Setelah jalan-jalan sejenak menjelajahi beberapa forum favorit, saya merasa harus sedikit beradaptasi dengan perubahan yang ada. Terutama pada perpindahan posisi menu utama, yang tadinya berada di atas menjadi di bagian bawah halaman. Perubahan juga terlihat jelas pada halaman Home. Halaman ini menjadi lebih sederhana dengan dihilangkannya kolom-kolom berisi thread terbaru dari kategori-kategori yang ada. Dan hanya menyisakan kolom Hot Thread, Hot Review, dan link menuju profil, inbox, visitor message, dan beberapa pengaturan.

Bagaimana pun, tampilan anyar Kaskus ini masih berstatus versi beta. Tak menutup kemungkinan akan ada perubahan lagi sampai benar-benar dilempar ke Kaskuser secara resmi.