Aplikasi atau software edit video gratis DaVinci Resolve menyediakan fitur dan tool yang lengkap. Keberadaannya bisa menjadi solusi bagi mereka yang hendak terjun ke dunia kreasi konten video, tanpa perlu membeli software berbayar.

Meski gratis, bukan berarti DaVinci Resolve dikembangkan secara asal-asalan. Sebaliknya, software ini justru menjadi langganan rumah produksi kelas kakap untuk menggarap proyek-proyek besar. Pengembangannya sendiri dilakukan oleh Blackmagic Design, produsen kamera sinema asal Australia.

Terdapat dua jenis DaVinci Resolve. Versi pertama gratis, namun ada pula versi berbayarnya dengan nama DaVinci Resolve Studio. Artikel ini akan fokus membahas versi gratisnya. Jangan khawatir, kemampuan versi gratisnya pun sudah sangat mumpuni. Bisa export video hingga 4K, tanpa watermark, hingga fitur edit yang bisa dibilang sangat lengkap.

Sebelumnya, software ini memang identik hanya digunakan untuk pewarnaan video alias color grading. Namun, seiring perkembangan dari setiap versinya, DaVinci Resolve menyediakan kemampuan lebih dari itu. Mulai dari mixing audio, penerapan efek visual, hingga proses edit video dalam sebuah timeline yang bersahabat.

Melihat kemampuan yang dimilikinya, DaVinci Resolve dapat menjadi alternatif dari software berbayar seperti Adobe Premiere, Final Cut, atau Vegas. Menjadikannya pun cocok untuk segala tipe kreator konten video. Baik mereka yang hendak mulai bikin channel YouTube atau video konten marketing.

Sehingga siapa saja kini bisa membuat video untuk mengembangkan bisnis miliknya. Atau sebatas menekan pengeluaran biaya perusahaan untuk pembuatan konten, namun dengan hasil yang tetap memuaskan.

Artikel ini akan lebih bersifat pengenalan terhadap software edit video DaVinci Resolve dengan melihat fitur-fitur yang dimilikinya. Untuk lebih lengkapnya mengenai poin tersebut, simak informasinya di bawah ini.

Fitur unggulan software edit video gratis DaVinci Resolve

Saat artikel ini saya buat (18 Agustus 2019), versi terbaru software ini ialah DaVinci Resolve 16, yang kebetulan juga belum lama dirilis. Sudah barang tentu, software ini bisa diunduh gratis melalui website resmi Blackmagic Design (link download saya sertakan di akhir artikel).

Saya hanya menyediakan link menuju halaman download di website Blackmagic Design. Tidak menampung software tersebut di hosting saya. Sangat dianjurkan pula bagi Anda yang hendak menggunakannya untuk download langsung dari website resmi. Tujuannya menghindari adanya kemungkinan file berbahaya yang diselipkan oleh pihak tak bertanggung jawab, seandainya melakukan download di luar situs resmi.

Satu hal yang menarik dari DaVinci Resolve ialah ketersediaan untuk berbagai jenis sistem operasi. Saat hendak melakukan download, Anda akan melihat bahwa DaVinci Resolve tersedia untuk sistem operasi Mac OS X, Windows, dan Linux.

Dari pengalaman saya menggunakan DaVinci Resolve untuk Windows selama beberapa bulan belakangan, saya melihat software ini seolah-olah ingin menggabungkan beberapa aplikasi dalam satu paket. Hal tersebut bisa dilihat dari tab atau menu utama di dalam aplikasi.

Tab yang berada di bagian bawah tampilan menunjukkan beberapa fungsi utama DaVinci Resolve, meliputi Media, Cut, Edit, Fusion, Fairlight, dan Deliver. Deretan tab tersebut pada dasarnya menjadi fitur atau fungsi utama yang disediakan DaVinci Resolve.

>>> Baca juga: Download Gambar Gratis dan Legal, di Sini Tempatnya

Software Edit Video Gratis DaVinci Resolve 16
Foto: Blackmagic Design

Fitur DaVinci Resolve 16 (2019)

1/ Media

Fungsi dari tab Media ialah untuk mengorganisir file atau aset yang akan kita gunakan dalam proses edit video. Mulai dari footage, musik, foto, hingga efek suara.

2/ Cut

Tab ini ialah fitur terbaru yang hadir di DaVinci Resolve 16. Saya tak menemukannya pada versi terdahulu. Fungsinya berguna untuk menyusun timeline dengan potongan-potongan “kasar” dari video atau aset lainnya yang akan digunakan.

3/ Edit

Di tab ini Anda bisa merapikan susunan video yang sudah masuk ke dalam timeline. Di tab ini pula Anda akan menemukan fitur tambahan, seperti Effect Library.

4/ Fusion

Tab selanjutnya yang bisa ditemui di dalam software edit video ini ialah Fusion. Fitur ini akan sangat berguna bagi mereka yang kerap bermain-main dengan efek visual pada karyanya.

5/ Color

Fitur Color pada DaVinci Resolve mungkin menjadi pertimbangan utama kebanyakan orang yang menggunakannya. Di dalamnya Anda bisa melakukan pewarnaan (color grading). Mulai dari yang sifatnya sebatas koreksi white balance atau exposure hinggas yang levelnya lebih tinggi.

6/ Fairlight

Di dalam DaVinci Resolve, Anda juga bisa melakukan melakukan edit suara menggunakan fitur Fairlight.

7/ Deliver

Tab Deliver berisi pengaturan-pengaturan akhir ketika hendak melakukan render atau export video. Terdapat beberapa template untuk export, seperti YouTube, Vimeo, Premiere XML, dan sebagainya untuk memudahkan Anda mendapat pengaturan yang dibutuhkan.

Dari poin-poin di atas, kita bisa melihat DaVinci Resolve menyediakan fitur yang sangat lengkap. Maka cukup bisa diterima ketika ada anggapan software ini ibarat menggabungkan beberapa software dalam satu paket.

Anda tak perlu menguasai semua fitur tersebut, walau akan lebih efektif lagi jika bisa melakukannya untuk menciptakan sebuah video yang ciamik. Namun yang jelas, dengan segala fitur tersebut dan sifat software ini yang gratis, DaVinci Resolve lebih dari cukup untuk membuat konten video YouTube atau konten marketing.

Kelebihan dan kekurangan software edit video gratis DaVinci Resolve

Dengan fitur-fitur utama seperti yang sudah saya ulas di atas, DaVinci Resolve menjadi software edit video gratis yang cukup lengkap. Untuk produksi video yang ringan-ringan saja, software ini sudah sangat mumpuni.

Faktor lengkapnya fitur tersebut bisa dilihat sebagai keunggulan DaVinci Resolve. Belum lagi melihat sifatnya yang bisa diunduh secara cuma-cuma alias gratis.

Walau begitu, bukan berarti DaVinci Resolve tanpa kekurangan. Dari hasil saya mengunjungi forum-forum diskusi online atau melihat review yang sudah ada, tak sedikit yang mengatakan DaVinci Resolve memiliki kekurangan pada tampilannya.

Mesti diakui, DaVinci Resolve memiliki tampilan yang sedikit intimidatif, terutama bagi para pemula. Hal ini bisa dimaklumi karena DaVinci Resolve sendiri tidak memposisikan dirinya sebagai produk bagi pemula, kalau dilihat dari komunikasi atau produk kamera yang dikeluarkan oleh Blackmagic Design.

Namun, bukan berarti para awam yang ingin belajar membuat video tidak bisa memanfaatkan software ini. Asalkan mau mencoba dan mendalaminya maka pasti bisa.

Selain itu, beberapa segi dari penggunaan software ini juga berbeda dibanding kebanyakan software edit video lainnya. Misalnya ketika Anda menggunakan fitur Color. Untuk mengaplikasikan suatu pengaturan, DaVinci menggunakan sistem node. Beda halnya dengan, misal Adobe Premiere yang menggunakan sistem layer.

Harus diakui, ketika awal menggunakan sistem node tersebut, saya juga merasa kebingungan. Namun seiring kebiasaan, lama kelamaan akhirnya merasa nyaman.

Kelemahan lain dari DaVinci Resolve ialah membutuhkan spesifikasi komputer yang cukup tinggi, walau tidak mesti “wah”. Saat ini saya menggunakan DaVinci Resolve dengan spesifikasi komputer i7 generasi 8 (6 core), memory 8 GB, SSD 100 GB, video card 8 GB. Sejauh ini DaVinci Resolve cukup stabil digunakan dengan spesifikasi tersebut, setidaknya untuk edit video full HD (1080p).

Sejauh saya melakukan pencarian di Google, saya tidak menemukan penjabaran spesifikasi standar untuk menjalankan DaVinci Resolve yang resmi dikeluarkan oleh Blackmagic.

Download DaVinci Resolve di website resmi Blackmagic Design.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *