Menyalakan Lampu Sein

Apa Susahnya Menyalakan Lampu Sein?

Menyalakan lampu sein itu gak butuh banyak usaha kok. Wong tombolnya itu berada di ujung jari kamu. Tinggal pencet.

Kebanyakan orang gak suka sama sesuatu yang mendadak, yang tiba-tiba. Coba aja kamu bayangin gimana rasanya ditinggal pacar secara tiba-tiba. Atau ketika udah punya rencana kongkow sama kawan tapi batal tiba-tiba. Atau yang lebih parah lagi, kamu kena PHK tiba-tiba.

Pokoknya saya jamin, semua hal yang datangnya tiba-tiba itu pasti bikin gak nyaman. Kecuali tiba-tiba dapat duit sih, ini lain cerita. Tapi hari gini mana ada rejeki yang datang tanpa usaha?

Nah, selain gak nyaman, ada juga situasi tiba-tiba yang mengancam keselamatan, yaitu tiba-tiba belok saat nyetir di jalan. Ini bahaya banget, cuk. Saya sendiri pernah nyaris jadi korbannya waktu lagi motoran.

Ada motor lain di depan saya tiba-tiba belok kanan dari posisi dia sebelumnya yang berada di sisi kiri jalan. Ciiiittt… saya ngerem sebisa mungkin dan menghindar. Untungnya berhasil lolos walau sisa ruangnya sangat tipis dengan motor sialan itu.

Harus saya akui, waktu itu saya sempat berhenti dan melontarkan kata-kata jorok kepada pengendara yang juga tak menggunakan helm tersebut. Saya merasa punya hak untuk marah. Wong keselamatan saya terancam karena tindakan cerobohnya. Jangan buru-buru nyalahin saya karena gak bisa jaga jarak. Pikir deh, di jalanan Ibukota yang super padat ini gak selalu ada harapan menerapkan jarak aman tiga detik dengan kendaraan di depan.

Yang membedakan sebuah ke-tiba-tiba-an dengan tindakan terencana itu adalah adanya persiapan. Dalam hal berkendara, persiapan wajib ketika mau belok salah satunya adalah menyalakan lampu sein — selain tentunya melihat situasi jalan di belakang lewat spion. Gampang banget untuk melakukannya. Karena posisi tombol on-off lampu sein ada di ujung jari pengendara.

Untuk sepeda motor biasanya di berada deretan tombol yang ada di setang. Bisa dengan mudah dijangkau ibu jari. Sedangkan di mobil, pengemudi cukup menyentuh tuas yang muncul dari belakang lingkar setir.

Saya sih sebenarnya yakin mereka yang punya motor atau mobil tahu cara menyalakan lampu sein. Permasalahannya tinggal adakah kesadaran untuk melakukannya ketika mau belok atau bahkan sebatas pindah lajur. Jadi plis deh, sadar kalau tindakan sederhana ini punya pengaruh besar buat keselamatan pengendara lain dan diri kamu sendiri.

Pacar yang pergi secara tiba-tiba itu cuma cinta yang hilang. Tapi kalau belok tiba-tiba tanpa lampu sein, bisa nyawa yang hilang. Amit-amit deh…

Leave a Reply